Tanggal 15 Maret adalah Hari Punggung Sehat Nasional. Bagi siapa pun yang menghabiskan delapan jam sehari di meja, menjaga kesehatan tulang belakang tidak terasa seperti tujuan kesehatan dan lebih seperti teka-teki yang mustahil. Sebenarnya, tubuh kita tidak diciptakan untuk posisi statis. Mereka dibangun untuk bergerak.
Saya berbicara dengan Friedhelm Markwirth, seorang fisioterapis veteran yang secara rutin mengunjungi kantor kami untuk mengobati sakit dan nyeri para pekerja yang tidak banyak bergerak. Temuannya tidak mengejutkan, namun mendesak. Keluhan paling umum yang ia lihat berasal dari bahu dan leher, menjalar ke punggung bawah.
Akar penyebabnya adalah biologi sederhana. Jaringan otot membutuhkan gerakan untuk bertahan hidup. Ia tidak memakan keheningan. Saat Anda duduk berjam-jam, otot menjadi tidak aktif. Mereka berhenti menerima oksigen yang mereka butuhkan karena aliran darah hanya meningkat ketika otot berkontraksi dan kemudian dilepaskan. Tanpa siklus ketegangan dan relaksasi, otot akan kelaparan. Tulang belakang, yang bertindak sebagai poros utama tubuh, kehilangan dukungan strukturalnya tanpa otot punggung yang kuat dan aktif.
Ilmu Pembebanan dan Pertolongan Tulang Belakang
Pekerjaan kantor sulit dilakukan pada cakram intervertebralis. Cakram ini berfungsi sebagai peredam kejut pada tulang belakang. Saat Anda duduk, gravitasi dan berat badan terus menekannya. Tekanan ini mengurangi kemampuan mereka untuk melindungi tulang belakang secara efektif.
Untuk mengatasi hal ini, Anda harus mengeluarkan disk secara aktif.
“Penting untuk melegakan cakram dengan berbaring telentang selama beberapa menit setelah Anda bergerak dan menstimulasi metabolisme Anda.”
Ini bukan tentang peralatan eksotik. Ini tentang fisika dasar. Anda perlu menciptakan ruang di tulang belakang.
Kebiasaan Sederhana untuk Bugar
Anda mungkin berpikir Anda perlu satu jam di gym untuk menyelamatkan punggung Anda. Anda tidak melakukannya. Kuncinya terletak pada menghentikan waktu duduk-duduk. Nasihat Markwirth untuk pekerja kantoran sangat praktis.
Berjalan kemana-mana.
Naik tangga. Pergi ke printer sendiri alih-alih mendelegasikannya. Ambil botol air Anda dari dapur daripada mengisi teko sepanjang hari. Bahkan kebiasaan lama untuk berhenti merokok telah digantikan oleh keharusan berjalan ke kamar kecil. Gerakan-gerakan kecil ini bertambah. Mereka tidak hanya bersifat fisik; mereka bersifat neurologis.
Gerakan mengirimkan oksigen segar ke otak. Ini mempertajam konsentrasi. Ini memecah kabut karena duduk terlalu lama.
Peran Tersembunyi Kekuatan Inti
Inti yang lemah sering kali menjadi penyebab sakit punggung. Otot perut berfungsi sebagai penyeimbang anterior otot punggung. Jika perut lemah, tulang belakang kurang seimbang.
Anda tidak perlu meninggalkan meja Anda untuk memperkuatnya. Anda dapat melakukan latihan isometrik langsung di kursi Anda.
Inilah cara melakukannya:
- Duduk tegak di kursi kantor Anda.
- Angkat sedikit kaki kiri dari lantai.
- Tekan tangan kanan Anda dengan lembut ke lutut kiri.
- Buang napas saat Anda memberikan tekanan. Tahan ketegangan selama sepuluh detik.
- Tarik napas saat Anda melepaskannya. Bersantailah selama sepuluh detik.
- Ganti sisi: angkat kaki kanan dan tekan dengan tangan kiri.
Perhatikan pola diagonalnya. Keterlibatan lintas tubuh ini meniru pola gerakan alami. Anda bahkan dapat melakukan ini saat sedang menelepon. Itu tidak memerlukan peralatan. Itu hanya membutuhkan perhatian.
Mengapa Ini Penting untuk Kesehatan Jangka Panjang
Tulang belakang bukanlah kolom statis. Ini adalah sistem yang dinamis. Jika Anda mengabaikan kebutuhannya akan gerakan, rasa sakit menjadi tidak bisa dihindari. Solusinya bukanlah pengobatan yang rumit. Ini adalah mekanisme sederhana.
Bergerak lebih banyak. Bernapaslah dengan benar. Libatkan intinya.
Jika nanti punggung Anda sakit, jangan hanya menggunakan obat pereda nyeri. Berdiri. Berjalan. Berbaringlah jika Anda bisa. Biarkan disk terdekompresi. Biarkan otot mendapatkan oksigennya.
Tubuh Anda menunggu Anda untuk menyadarinya. Maukah kamu mendengarkan?


























