Fenugreek: Manfaat, Resiko, dan Cara Penggunaannya

15

Fenugreek adalah ramuan kuno dengan semakin banyak bukti ilmiah yang mendukung manfaat kesehatannya. Secara tradisional digunakan dalam masakan di Afrika Utara, Asia, dan Eropa Selatan, kini tersedia sebagai bumbu dan suplemen makanan. Artikel ini menguraikan apa yang dikatakan ilmu pengetahuan tentang fenugreek, potensi efek sampingnya, dan cara memasukkannya dengan aman ke dalam rutinitas Anda.

Meningkatkan Produksi ASI

Selama berabad-abad, fenugreek telah menjadi obat alami bagi para ibu yang ingin meningkatkan suplai ASI. Meskipun bukti anekdotalnya kuat, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ini bisa efektif, meskipun efek samping seperti peningkatan rasa haus dan bau khas maple pada keringat dan urin telah dilaporkan.

Meningkatkan Testosteron dan Libido

Fenugreek mengandung senyawa yang dapat meningkatkan kadar testosteron. Sebuah studi tahun 2017 menemukan peningkatan testosteron hingga 46% di antara pria berusia 35-65 tahun setelah 12 minggu mengonsumsi suplemen. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan libido, kewaspadaan mental, suasana hati, dan bahkan jumlah sperma.

Mengelola Gula Darah dan Kolesterol

Fenugreek dapat membantu mengatur kadar gula darah, yang sangat penting bagi penderita diabetes atau pradiabetes. Gula darah tinggi meningkatkan risiko kerusakan saraf, kehilangan penglihatan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Ramuan ini juga dapat menurunkan kolesterol LDL (“jahat”) dan meningkatkan kolesterol HDL (“baik”), meskipun diperlukan lebih banyak penelitian. Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di Amerika Serikat, sehingga pengelolaan kolesterol menjadi sangat penting.

Meredakan Kram Menstruasi

Fitoestrogen dalam fenugreek meniru estrogen, sehingga berpotensi meredakan kram menstruasi. Sebuah studi tahun 2022 menunjukkan bahwa suplemen fenugreek mengurangi sakit perut bagian bawah sebesar 67%.

Profil Nutrisi

Satu sendok makan biji fenugreek mengandung:

  • 35,9 kalori
  • 0,712g lemak
  • 6,48g karbohidrat
  • 2,73g serat
  • 2,55 gram protein
  • 3,72 mg zat besi

Meskipun bukan sumber vitamin, fenugreek adalah tambahan yang berharga untuk diet seimbang.

Cara Menggunakan Fenugreek

Fenugreek memiliki rasa yang manis dan sedikit pahit. Anda bisa memasukkannya ke dalam hidangan seperti sup miju-miju, kari, atau saus. Merendam bijinya semalaman akan melembutkannya agar lebih meresap ke dalam makanan yang dimasak lama. Teh fenugreek juga tersedia bagi mereka yang mencari pengobatan diabetes, kram, atau dukungan laktasi.

Dosis dan Keamanan

Tidak ada dosis standar. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakan fenugreek sebagai terapi. Meskipun secara umum aman jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, suplementasi berlebihan dapat menyebabkan toksisitas hati. Wanita hamil dan anak-anak sebaiknya menghindari dosis tinggi.

Interaksi Obat

Fenugreek dapat berinteraksi dengan pengencer darah, obat hipoglikemik, diuretik, dan obat jantung. Jika Anda menggunakan obat-obatan ini, diskusikan penggunaan fenugreek dengan dokter Anda.

Resiko Konsumsi Berlebih

Asupan harian tidak boleh melebihi 21 gram. Beberapa suplemen mengandung dosis yang lebih tinggi (hingga 100g), sehingga meningkatkan risiko gula darah rendah dan kerusakan hati. Waspadai efek samping seperti gangguan pencernaan atau reaksi alergi.

Fenugreek menawarkan serangkaian manfaat kesehatan potensial, namun penggunaan yang bertanggung jawab dan bimbingan medis sangat penting untuk memaksimalkan manfaatnya sekaligus meminimalkan risiko.