додому Різне James Van Der Beek Meninggal pada Usia 48 Setelah Pertempuran Kanker Usus...

James Van Der Beek Meninggal pada Usia 48 Setelah Pertempuran Kanker Usus Besar

Aktor James Van Der Beek, yang terkenal karena perannya dalam serial televisi tahun 1990-an Dawson’s Creek, meninggal dunia pada usia 48 tahun setelah berjuang melawan kanker kolorektal. Dia meninggalkan istrinya, Kimberly, dan enam anak. Kabar tersebut diumumkan melalui Instagram, meski detail spesifik mengenai kematiannya tidak diungkapkan.

Van Der Beek secara terbuka mengungkapkan diagnosis kanker kolorektal stadium 3 pada tahun 2024, berbagi pengalamannya dalam pengobatan dan fokus baru pada kesehatan. Meskipun didiagnosis, dia menyatakan optimismenya, menyatakan dia merasa “kuat” dan berada di “tempat yang baik.”

Meningkatnya Angka Kanker Kolorektal Dini

Kematian aktor tersebut menyoroti tren yang memprihatinkan: peningkatan angka kanker kolorektal pada orang dewasa muda. Kasus yang didiagnosis sebelum usia 50 tahun dianggap terjadi sejak dini dan telah menjadi penyebab utama kematian terkait kanker pada kelompok usia ini, menurut penelitian terbaru di Journal of American Medical Association. Sejak tahun 2005, kematian akibat kanker kolorektal dini telah meningkat sekitar 1% setiap tahunnya.

Van Der Beek sendiri mengakui diagnosisnya yang tidak terduga, mengingat kesehatannya yang sebelumnya baik dan gaya hidup aktif. Dia awalnya menganggap gejala tersebut sebagai masalah pola makan sebelum mencari pertolongan medis, sehingga berujung pada diagnosis yang mengejutkan saat menjalani kolonoskopi.

Kerugian Finansial dan Emosional dari Kanker

Perawatan kanker sangat melelahkan, baik secara fisik maupun finansial. Keluarga Van Der Beek kini menghadapi kesulitan keuangan karena biaya perawatan medisnya. Situasi ini menggarisbawahi fenomena toksisitas finansial, di mana pasien kanker hampir lima kali lebih mungkin mengalami kebangkrutan. Kampanye GoFundMe yang diluncurkan untuk mendukung keluarga tersebut telah mengumpulkan lebih dari $1,5 juta dari lebih dari 30.000 donor.

Dalam video terakhirnya yang dibagikan di Instagram, Van Der Beek berbicara terus terang tentang dampak emosional dari penyakit ini, mengakui ketidakmampuannya untuk sepenuhnya menghidupi keluarganya selama perawatan.

Skrining dan Pencegahan

Rekomendasi skrining kanker kolorektal telah berubah sebagai respons terhadap meningkatnya kasus di kalangan orang dewasa muda. Satuan Tugas Layanan Pencegahan A.S. kini menyarankan untuk memulai pemeriksaan pada usia 45 tahun, atau lebih awal bagi individu yang berisiko tinggi.

Beberapa pilihan pemeriksaan tersedia, termasuk tes tinja, sigmoidoskopi fleksibel, kolonoskopi, dan kolonoskopi virtual. Deteksi dini sangat penting, karena tiga dari empat orang di bawah usia 50 tahun didiagnosis menderita tumor stadium lanjut karena tidak adanya gejala yang terlihat pada tahap awal.

Faktor risiko yang dapat dicegah—seperti obesitas, kurangnya aktivitas fisik, merokok, dan pola makan yang buruk—berkontribusi pada lebih dari separuh kasus kanker kolorektal.

Kematian James Van Der Beek menjadi pengingat akan meningkatnya ancaman penyakit ini, bahkan di antara mereka yang tampak sehat, dan kebutuhan mendesak akan peningkatan kesadaran, skrining dini, dan tindakan pencegahan proaktif.

Exit mobile version